Anak-anak di Pengungsian Gembira Kedatangan Bhayangkari Polda Banten dan Satgas Polwan Nusantara

infobanten.id | Setelah diterjang Tsunami Selat Sunda Ribuan Warga di Kecamatan Carita mengungsi ke tempat yang lebih aman, selain tempat tinggal mereka yang hancur sebagian dari mereka yang mengungsi ke Posko Pengungsian juga dikarenakan masih merasa takut jika gelombang Tsunami susulan kembali menerjang pemukiman mereka.

Agar para pengungsi terhibur dan dapat memperbaiki psikis mereka dari trauma, Puluhan Bhayangkari Polda Banten bersama dengan Satgas Polwan Nusantara mengunjungi Posko Pengungsian untuk memberikan Therapy Healing kepada para pengungsi terutama anak-anak serta menyerahkan bantuan berupa sembako, pakaian, selimut, pembalut wanita, serta keperluan bayi dan balita untuk meringankan beban penderitaan mereka selama di pengungsian.

Ketua Bhayangkari Polda Banten menjelaskan kondisi para pengungsi yang sangat memerlukan suport untuk mengurangi kesedihan mereka paska Tsunami Selat Sunda. Menurutnya sebagian dari pengungsi masih mengalami shok dan trauma akibat peristiwa hebat yang menghancurkan pemukiman tempat mereka tinggal.

“Mereka masih shok dan trauma, terlebih jika melihat cuaca buruk dan air dengan volume besar, mereka masih dibayang-bayangi Tsunami. Untuk itu mereka memerlukan suport untuk mengurangi kesedihan mereka dan mengembalikan kepercayaan diri mereka bahwa mereka telah dalam kondisi yang aman,” kata Ketua Bhayangkari Polda Banten Nyonya Niken Tomsi Tohir di Posko Pengungsian Jiput, Kabupaten Pandeglang, Sabtu (29/12/2018).

Pada kesempatan ini Bhayangkari Polda Banten dan Satgas Polwan Nusantara mengunjungi dua lokasi Posko Pengungsian di Pulosari dan Jiput Kabupaten Pandeglang untuk memberikan Therapy Healing kepada para pengungsi. Sejumlah anak-anak yang mengikuti kegiatan tersebut terlihat bahagia dalam mengikuti permainan yang dibuat oleh Polwan.

“Dengan memberikan metode Therapy Healing seperti ini paling tidak bisa mengurangi kesedihan mereka dan dapat mengembalikan keceriaan para pengungsi,” tambah Niken.

Salah seorang bocah laki-laki bernama Misra (12) yang sudah sepekan ini tinghal di Posko Pengungsian Pulosari merasa senang dengan kedatangan Ibu Bhayangkari Polda Banten dan Satgas Polwan Nusantara. Selain permainan yang dibuat menggembirakan, dirinya dan anak-anak lainnya juga mendapatkan hadiah dari Ibu Bhayangkari Polda Banten.

“Senang sekali, permainannya seru dan dapat hadiah dari Ibu (Bhayangkari Polda Banten/Red), terima kasih Ibu,” ucap Misra dengan raut wajah gembira.

Hingga saat ini sebanyak 10 Posko pengungsian di wilayah Kabupaten Serang dan Kabupaten Pandeglang telah di kunjungi oleh Bhayangkari Polda Banten dan Satgas Polwan Nusantara untuk memberikan Therapy Healing, kegiatan ini harus dilakukan secara menerus agar dapat mengurangi kesedihan para pengungsi sehingga psikis para pengungsi dapat segera membaik. (*)