17.725 Disabilitas di Banten Akan Divaksin COVID-19

Sebanyak 17.725 penyandang disabilitas dengan berbagai ketunaan se-Provinsi Banten akan mendapatkan vaksinasi COVID-19.

infobanten.id | Sebanyak 17.725 penyandang disabilitas dengan berbagai ketunaan se-Provinsi Banten akan mendapatkan vaksinasi COVID-19.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Banten Nurhana di Serang, Rabu mengatakan, jumlah penyandang disablitas yang akan mendapatkan vaksinasi tersebar di delapan kabupaten/kota se-Banten, yaitu di Kabupaten Serang sebanyak 5.887 jiwa, Kabupaten Pandeglang sebanyak 395 jiwa, Kabupaten Lebak sebanyak 4.385 jiwa, Kabupaten Tangerang sebanyak 3.419 jiwa.

“Sedangkan di Kota Tangerang sebanyak 1.053 jiwa, Kota Cilegon sebanyak 1.624 jiwa, Kota Tangerang Selatan sebanyak 592 jiwa dan Kota Serang sebanyak 370 jiwa. Mereka akan mendapatkan vaksin sinopharm,” kata Nurhana pada rapat teknis akselerasi pelaksanaan vaksinasi COVID-19 bagi penyandang disabilitas di Banten bersama Tim Staf Khusus Presiden RI yang dilakukan secara virtual di Aula Kantor Dinsos Provinsi Banten.

Ia mengaku untuk menyukseskan program tersebut pihaknya telah menyiapkan pendamping-pendamping yang akan mengedukasi para ODK. Pendampingan tersebut berasal dari Karang Taruna dan Tagana yang akan mengedukasi para penyandang disabilitas dalam program vaksinasi.

“Kita juga sudah melakukan tugas sesuai prosedur salah satunya menyiapkan data calon penerima vaksin,” kata Nurhana.

Mengenai adanya penyandang disabilitas yang tidak mempunyai nomor induk kependudukan (NIK), Nurhana mengaku, hal itu akan difasilitasi secara manual.

“Nanti orang dengan kedisabilitasan yang enggak punya NIK akan dikumpulkan oleh kabupaten/kota, difasilitasi lewat Dinas Kependudukan dam Catatan Sipil (Disdukcapil). Jadi yang enggak ada NIK dimanualkan dulu nanti dibuatkan KTP (Kartu Tanda Penduduk) oleh dukcapil,” kata dia.

Ditambahkan Nurhana, pihaknya berharap akselerasi vaksinasi COVID-19 bagi penyandang disabilitas dapat terlaksana.

“Mari kita lakukan vaksinasi. Saya berharap Dinsos kabupaten/kota juga dapat melakukan percepatan. Para pendamping juga harus siap,” katanya.

Diketahui, Banten bersama lima provinsi lainnya se Jawa-Bali mendapatkan kuota sebanyak 450 ribu vaksin sinopharm yang merupakan hibah dari Raja Uni Emirat Arab untuk Presiden Joko Widodo. Dimana Banten sendiri mendapatkan kuota sebanyak 4.500 vaksin. (*)