Alpa Sebulan, 8 Anggota Polda Diberhentikan Tidak Hormat

Kepolisian Daerah (Polda) Banten menggelar upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap delapan anggotanya di lapangan Mapolda Banten, Senin (10/02/2020).

infobanten.id | Kepolisian Daerah (Polda) Banten menggelar upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap delapan anggotanya di lapangan Mapolda Banten, Senin (10/02/2020).

Upacara PTDH tersebut dipimpin Kapolda Banten Irjen Pol  Agung Sabar Santoso, namun tanpa dihadiri kedelapan oknum anggota yang di PTDH (In-absentia).

Delapan oknum anggota Polri yang diberhentikan dengan tidak hormat, yakni Brigadir KKF yang merupakan oknum anggota Polres Cilegon, Bripda BA dan Bharatu JH Satbrimobda Banten.

Brigadir MYH dan Bripda MIA Polres Lebak Brigadir SF Polres Pandeglang, Brigadir SP Polres Serang Kota, dan Briptu RMP Polres Serang.

PTDH ini berdasarkan Keputusan Kapolda Banten Nomor : KEP/ 536 / II / 2020 tanggal 7 Februari 2020 tentang Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) dari Dinas Polri.

Anggota yang diberhentikan tersebut melanggar Pasal 14 ayat 1 huruf (a) yakni meninggalkan tugasnya secara tidak sah dalam waktu lebih dari 30 hari kerja secara berturut-turut.

Dalam amanatnya Kapolda menyampaikan, proses PTDH tersebut sudah melalui proses yang panjang yaitu dengan pelaksanaan sidang disiplin dengan Komisi Kode Etik Polri.

Dikatakan Kapolda peristiwa ini  sangat memperihatinkan institusi Polri, dan hal ini tidak perlu terjadi seandainya yang bersangkutan menyadari dan memahami hakekat insan bhayangkara. Yaitu insan warga negara tauladan yang berdarma bhakti kepada negara dan masyarakat, untuk menjamin ketentraman masyarakat dengan penuh rasa tanggung jawab dalam pelaksanaan tugas.

Dengan diselenggarakannya upacara PTDH tersebut dituturkan Kapolda juga untuk mengingatkan seluruh personel Polda Banten agar selalu mawas diri serta berharap agar anggotanya tidak meniru perbuatan anggota yang di pecat yang dapat merugikan diri sendiri dan keluarga.

“Peristiwa ini merupakan koreksi untuk seluruh personel Polda Banten agar lebih mawas diri dan berhati-hati agar tidak terjerumus dalam tindakan tindakan yang bisa merugikan institusi Polri dan keluarga,” tegas Kapolda.

Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi menambahkan bahwa 8 personel Polda Banten di lakukan PTDH karena yang bersangkutan terlibat pelanggaran Disersi yang meninggalkan tugas dan tanggung jawabnya selama 30 hari secara berturut-turut.

“Diharapkan dengan upacara PTDH ini dapat dijadikan pelajaran bagi seluruh Anggota Polri, serta seluruh anggota Polri agar dapat menghindari segala bentuk pelanggaran,” ujarnya  

Selain itu dengan upacara ini, dapat meningkatkan kedisiplinan, sikap, penampilan, semangat dan dedikasi sebagai pelindung, pengayom, dan pembimbing masyarakat.

“Dengan tetap berpedoman pada ajaran agama dan nilai-nilai Tribrata serta menjadi insan Polri yang profesional dan modern,” tutup Edy. (*)