Bekerjasama Dengan BLK Lembang, Disnakertrans Kabupaten Serang Berikan Pelatihan Ternak Lele

infobanten.id | Kab. Serang. Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Serang bekerjasama dengan Balai Latihan Kerja (BLK) Lembang dalam memberikan pelatihan peternakan ikan lele sangkuriang, di Desa Nambo Ilir, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, Provinsi Banten.

Dibawah kepemimpinan Kepala Dinas R. Setiawan S.H M.Si dan Sekretaris Dinas Diana Ardhianty S.H M.M, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Serang terus mengoptimalkan pemberian pelatihan bagi masyarakat agar menambah wawasan, pengetahuan dan keterampilan. Tujuannya agar mereka yang mengikuti pelatihan dapat melanjutkan secara produktif usaha dengan baik, sehat dan menguntungkan.

Pelatihan peternakan lele sangkuriang yang diberikan Balai Latihan Kerja (BLK) Lembang memiliki prospek dan peluang usaha yang baik. Keterampilan kemudahan sarana dan konsultasi bisa secara maksimal bisa dilakukan para peserta pelatihan untuk berinvetasi dalam peluang bisnis lele di Kabupaten Serang.

“Kerjasama pelatihan ini sangat menguntungkan bagi pesera ini merupakan pelatihan berbasis kompetensi, terlebih ini diberikan langsung oleh Balai Latihan Kerja (BLK) Lembang kepada peserta masyarakat Kabupaten Serang, tidak hanya wawasan, pengetahuan eterampilan yang dibutuhkan dalam beternak lele pun bisa didapat dalam pelatihan ini” Ungkap Kepala Disnakertrans Kabupaten Serang, R. Setiawan kepada infobanten.id .

Pelatihan peternakan ikan lele sudah dimulai sejak 19 April 2021 sampai 7 Mei 2021 mendatang. Mereka para peserta pelatihan ikan lele sangkuriang diberi pengetahuan dalam menghemat air. Cara mengembangkan sumber bahan baku protein dalam pengembangan dan penanganan tepat penggantian air.

Dalam pelatihan ini juga para peserta diajarkan agar memperhatikan media tempat hidup lele akan terjaga kualitasnya. Nantinya lele pun akan merasa nyaman meskipun agak sedikit hidup berdesakan.

“Dalam pelatihan ini akan banyak informasi yang didapat para peserta, bagaimana mengembangkan sumber bahan baku protein, pengembangan dan penanganan tepat media tempat hidup lele” tambahnya.

Dalam proses pemilihan peserta kali ini bermula dari pihak Desa yang mengajukan kepada Disnakertrans Kabupaten Serang. Setelah itu, oleh Dinas  diajukanlah kerjasama dengan BLK Lembang ditindaklanjuti dengan proses pelatihan.

“Sebelumnya kita menerima pengajuan dari Desa, lalu kita proses untuk diajukan ke Balai Pelatihan Kerja Lembang dan alhamdulillah diterima dan dapat berjalan pelatihan peternakan ikan lele saat ini,” tutur R Setiawan .

R Setiawan juga menjelaskan, peserta yang mengikuti pelatihan peternakan ikan lele sangkuriang kali ini sebanyak 16 orang, dan berasal dari Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang.

Pelatihan inipun masih dikatakan R Setiawan, sebetulnya sudah rutin dilakukan, dan kerjasama pada setiap tahun dengan Balai Pelatihan Kerja (BLK) Lembang maupun BLK lainnya seperti BLK Bekasi, BLK Bandung serta BBPLK Serang.

“Kita selalu diberikan kuota pelatihan kerja. Baik dari BLK Bekasi, BLK Bandung, BLK Lembang, dan BLK Serang. Kita juga mengutamakan peserta pelatihan kerja adalah warga asli Kabupaten Serang, serta berdasarkan dari ajuan dari pihak Desa,” jelasnya.

Diakhir wawancara, R Setiawan mengakui, pelatihan kerja inipun merupakan salah satu program untuk mengatasi pengangguran, dan peningkatan skil wirausaha. “Setiap selesai pelatihan kerja, akan diberikan modal awal. Tetapi, berupa peralatan. Misalnya disiapkan alat untuk usaha, dan dikasih bibit lele hingga terpal harapnnya mereka bisa langsung memulai wirausaha tenak lele tersebut,” tutup R Setiawan seraya mengakhiri wawancara. (Advetorial).