BI Provinsi Banten Peduli Pedagang Kaki Lima dan Pesantren Terdampak COVID-19

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten memberikan bantuan kepada pengurus dan anggota Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) Kota Serang

infobanten.id | Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten memberikan bantuan kepada pengurus dan anggota Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) Kota Serang berupa 200 paket kesehatan dan kebutuhan pokok serta untuk empat pondok pesantren berupa paket sembako.

Penyerahan bantuan dari BI Banten dilaksanakan secara simbolis oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten Erwin Soeriadimadja dan Ikatan Pegawai Bank Indonesia (IPEBI) Provinsi Banten, Purwanto, kepada Ketua Asosiasi Pedagang Kaki Lima (APKLI) Kota Serang, Ayib Fauzi di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten di Serang, Senin.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten Erwin Soeriadimadja mengatakan, kegiatan penyerahan bantuan tersebut merupakan rangkaian Program Sosial Bank Indonesia untuk membantu dan kepedulian sosial dampak COVID-19 atau(PSBI COVID-19) yang bersinergi dengan program BI Religi Ikatan Pegawai Bank Indonesia (IPEBI) Provinsi Banten.

“PSBI COVID-19 merupakan program yang dibuat dalam rangka mendukung penanganan wabah COVID-19 di Indonesia dengan mempertimbangkan sisi ekonomi masyarakat luas yang terdampak oleh COVID-19 dan manfaat bantuan PSBI,” kata Erwin.

Selanjutnya, kata dia, dalam program BI Religi, IPEBI Provinsi Banten juga melaksanakan pembagian sembako kepada kepada tukang becak, ojek pangkalan, dan pemulung di kawasan rumah Dinas Bank Indonesia Provinsi Banten.

Mengingat pedagang kaki lima sering melakukan kontak dengan banyak orang, maka bantuan PSBI yang diberikan berupa paket yang berisi alat kesehatan seperti masker maupun hand sanitizer dan bahan makanan pokok.

Di sisi lain, kata Erwin, pesantren merupakan salah satu penggerak pengembangan ekonomi dan keuangan syariah yang perlu diberikan bantuan sembako berupa beras, gula, minyak goreng, tomat dan cabai dalam rangka mengurangi dampak penyebaran COVID-19.

“Bantuan berupa 200 paket kesehatan dan sembako ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari dan meringankan beban ekonomi yang dialami para pedagang, akibat pandemi COVID-19 serta meminimalisasi penyebarannya,” kata Erwin.

Bantuan progam sosial Bank Indonesia dampak COVID-19 diberikan kepada Pondok Pesantren Ar-Ridho Al Masyhuriyah, Pondok Pesantren Al-Falah, Pondok Pesantren Al-Qipanca dan Pondok Pesantren Babunnada. (*)