Cakupan vaksinasi COVID-19 SDM Kesehatan di Provinsi Banten Capai 110,96 Persen

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti

infobanten.id | Cakupan vaksinasi COVID-19 bagi tenaga kesehatan atau SDM kesehatan di Banten hingga 31 Juli 2021 mencapai 110,96 persen atau melebihi target sasaran sebanyak 45.566 orang tenaga kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti di Serang, Senin, mengatakan hasil pelaksanaan vaksinasi COVID-19 bagi SDM kesehatan di delapan kabupaten/kota di Banten mencapai 50.561 orang tenaga kesehatan, atau cakupannya mencapai 110,96 persen.

“Angka ini pada pemberian vaksin COVID-19 dosis ke 2, karena untuk pemberian vaksin dosis ke satu bagi tenaga kesehatan jumlahnya lebih tinggi yakni mencapai 57.579 orang atau cakupannya mencapai 126,36 persen,” kata Ati.

Ia mengatakan realiasai pemberian vaksinasi COVID-19 sampai dosis 2 bagi SDM kesehatan tersebut antara lain tersebar di Kota Tangerang sebanyak 13.472 orang atau cakupannya mencapai 124,56 persen.

Kemudian di Kota Tangerang Selatan jumlah SDM kesehatan yang sudah divaksin COVID-19 dosis ke dua mencapai 9.638 orang atau 108,79 persen, Kabupaten Tangerang sebanyak 10.500 orang atau cakupannya 102,73 persen dari sasaran 10.221 orang.

Selanjutnya di Kota Serang SDM kesehatan yang sudah divaksin COVID-19 mencapai 3.051 atau cakupannya 93,10 persen dari sasaran 3.277 orang, di Kabupaten Lebak realiasai vaksinasi SDM kesehatan mencapai 3.524 orang atau baru 89,46 persen dari jumlah sasaran 3.939 orang nakes.

Kemudian di Kabupaten Pandeglang sebanyak 2.949 tenaga kesehatan sudah menjalani vaksin COVID-19 dari jumlah sasaran sebanyak 2.622 orang yakni cakupannya 112,47 persen. tenaga Kesehatan di Kabupaten Serang sasaran vaksinasi sebanyak 3.456 orang dengan realisasi pemberian vaksin sebanyak 3.790 orang atau mencakup 109,66 persen.

“Untuk di Kota Cilegon sasaran vaksinasi SDM kesehatan sebanyak 2.334 orang dengan realisasi pemberian vaksin dosis ke dua sebanyak 3.592 orang. Cakupannya mencapai 153,90 persen,” kata Ati Pramudji Hastuti. (*)