Diresmikan Airin, RS Aria Sentra Medika Batal Digunakan Untuk Pasien Corona

Walikota Tangsel, Airin Rachmi Diany tentu merasa bangga mempunya Rumah Sakit (RS)penanganan untuk pasien Covid-19.

infobanten.id | Walikota Tangsel, Airin Rachmi Diany tentu merasa bangga mempunya Rumah Sakit (RS)penanganan untuk pasien Covid-19.

Ya, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel telah menunjuk RS Aria Sentra Medika di Kedaung, Pamulang, Tangsel akan dijadikan fasilitas kesehatan berupa penanganan pasien positif Covid-19.

Karena, sebelumya Tangsel sudah meresmikan Rumah Lawan Covid-19 untuk pasien yang masuk kategori ODP dan PDP tanpa gejala.

Sebagai kepala daerah Airin merasa bangga karena memiliki dua fasilitas penanganan Covid-19 di Tangsel. Hal ini guna mencegah angka peningkatan Covid-19.

Bahkan, penggunaan RS Aria Sentra Medika langsung diresmikan oleh Airin sendiri dan disaksikan pejabat-pejabat di lingkup Pemkot Tangsel pada 23 April 2020 lalu.

Namun, nyatanya hingga kini RS Aria Sentra Medika sama sekali belum digunakan. sambangi juga sama sekali tidak aktivitas, hanya ada sekuriti yang berjaga.

Sekuriti enggan memberikan komentar mengenai, kenapa belum ada aktivitas di RS Aria Sentra Medika yang akan digunakan untuk penanganan Covid-19.

Informasi yang dihimpun, RS Aria Sentra Medika batal digunakan karena adanya permasalahan internal

Hal itu dibenarkan oleh Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Covid-19 Tangsel, Tulus Muladiyono, permasalan internal dari RS Aria Sentra Medika jadinya alasan batalnya dijadikan RS penanganan Covid-19.

“Enggak jadi. Pihak manajemen sana, internal Aria Sentra Medika,” ungkap Tulus, Jumat (15/5).

Tulus juga enggan memberikan informasi secara detail.

“Ya saya enggak paham banget. Cuma hanya informasi saja,” singkatnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan Medis pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Tangsel, Imbar Umar Gazali mengaku telah mendapat surat dari pihak manajemen RS Aria Sentra Medika.

“Tembusan beberapa surat sehingga kita batal pakai fasilitas dan PICU. Kemudian mengundurkan diri owner, CEO PT juga mengundurkan diri, dan adalagi pengunduran diri investor. Banyak itu surat tembusan ke Biro Hukum Pemda, Sekda, Kadis,” terang Imbar.

Senada dengan Tulus, Imbar tak mengetahui apa yang menjadikan investor menarik diri dan membatalkan perjanjian tersebut.

“Infonya konflik internal mereka (RS Aria Sentra Medika),” tutupnya. (*)