Distan Kabupaten Serang Terus Kembangkan Komoditas Utama Perkebunan

infobanten.id, Serang | Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Serang dibawah kepemimpinan Kepala Dinas Zaldi Dhuhana SP.MPP.MT dan Sekretaris Dinas ir Irawati Erlina, M.Si, di tahun 2020 ini terus berupaya tidak hanya konsentrasi di bidang pertanian saja. Sektor lainnya seperti perkebunan ikut digarap dengan harapan bisa meningkatkan perekonomian masyarakat Kabupaten Serang jadi lebih baik lagi.

Bermodal 17,065 hektare atau 11,63 persen dari luas kabupaten serang (146,735 hektare), mereka fokus menggarap lahan perkebunan agar bermanfaat. Bahkan pada rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Kabupaten Serang tahun 2016-2021, ada empat komoditas utama yang dikembangkan.

Empat komoditas utama Distan Kabupaten Serang di tahun 2020 yakni kakao, kelapa, cengkeh, dan lada. Dalam upaya peningkatan produksi ke empat komoditas unggulan tersebut, Distan kabupaten serang sudah melakukan berbagai kegiatan sejak tahun 2016 hingga 2019.

Kepala Distan Kabupaten Serang Zaldi Dhuhana SP.MPP.MT mengatakan komoditas utama perkebunan terus digarap, dari lahan yang tersedia dimaksimalkan agar terus berkembang. “ Sejak awal tahun 2020 ini pengembangan komoditas utama perkebunan menjadi program unggulan, kita menangkap kesempatan tersebut membuka peluang penghasilan bagi masyarakat “, ungkap Zaldi.

Di tahun sebelumnya sudah dilakukan perbenihan biji menjadi bibit cengkeh 33.900 biji dan kepala 1.500 butir. lalu mengadakan pendidikan sekolah lapangan pengendalian hama terpadu (sl-pht) untuk 25 orang dilakukan. Pembagian bibit untuk komoditi unggulan bidang perkebunan kepada warga yang membutuhkan juga dilakukan serta menyebarkan bibit kelapa (2.500 batang), cengkeh (4.645 batang),kakao (4.622 batang), dan lada (3.072 batang).

Selanjutnya seksi peningkatan kualitas pengolahan dan pemasaran hasil tanaman perkebunan, telah melaksanakan promosi hasil produk perkebunan berupa pamerah di event utama yang mengundang banyak pengunjung. Juga mengadakan sekolah lapang (SL) pengolahan gula kelapa atau penggorangan gula kelapa berjumlah kurang lebih 80 orang yang bertempat di kecamatan mancak dan sl fermentasi buah kakao. Pun menyerahkan bak fermentasi delapan set, mesin babat rumput empat unit, dan mesin parutan kepala enam buah kepada masyarakat.

Sementara dalam hal pemasaran, untuk komoditi perkebunan di Kabupaten Serang tidak mengalami masalah karena kebutuhan pasar lokal masih banyak yang membutuhkan. contoh komoditi kakao, di tangerang ada pabrik coklat (pt bumi tangerang coklat utama) yang siap menerima dalam jumlah sangat besar karena produksi dalam negeri tidak mencukupi hingga harus import ke negara lain.

Selain itu, Distan kabupaten serang juga terus mengembangkan hasil perkebunan kopi di Kecamatan Cinangka, “di kabupaten serang, kami memiliki perkebunan kopi rakyat di Kecamatan Cinangka yang berdekatan dengan objek wisata pantai,” kata Zaldi.

Produksi kopi di Kabupaten Serang cukup tinggi, dalam tahap pengelolaan yang baik untuk mampu menjawab persoalan tenaga kerja, bahkan bisa menjadi produsen terbaik di tingkat nasional. kerjasama yang dilakukan yakni menggaet industru pengolahan kopi di wilayah Kecamatan Jawilan untuk di eksport.

Tidak hanya itu, Distan Kabupaten Serang juga fokus mencukupi penyediaan kebutuhan  daging dan telur. Telah dibentuk SPR atau sentra peternakan rakyat untuk komoditas kerbau dan itik di wilayah Kecamatan Cinangka, Anyer, Padarincang dan Mancak. SPR kerbau yang ada mempunyai populasi 575 ekor indukan kerbau, telah siap menyediakan bibit dan daging untuk memenuhi kebutuhan daging secara lokal di kabupaten serang.

Telah dilaksanakan pula pengembangan ayam kub, atau ayam kampung unggulan balitbang serta fasilitasi peternakan domba. Sementara itu, di wilayah Kecamatan Pontang, Tanara, Tirtayasa dan Lebak wangi juga terus di maksimalkan pengembangan itik petelur. Di empat Kecamatan tersebut telah terbentuk SPR itik dengan potensi 24.000 ekor itik indukan  yang  telah berhasil memproduksi telor asin.

Fasilitasi yang diberikan Distan Kabupaten Serang yakni  bantuan bibit  itik, kandang. mesin tetas, unit pengolah pakan, etalase telur asin, alat pengolahan telur asin, freezer, pakan ternak, pelatihan. dan pemeriksaan kesehatan hewan.

Kedepannya hasil produksi telur asin dari wilayah Kabupaten Serang bisa memenuhi permintaan di Provinsi Banten khususnya di wilayah Tangerang termasuk DKI. Sementara pengembangan ayam KUB atau ayam kampung unggulan balitbangtan telah berhasil mengambangkan plasma inti. Ayam KUB Kabupaten Serang bisa panen dengan berat satu kilogram dengan waktu hanya dua bulan di bandingkan ayam kampung biasa dengan berat yang sama membutuhkan waktu lima bulan. “Dengan berbagai pengembangan komoditi ini, distan kabupaten serang berharap masyarakat petani kabupaten serang lebih sejahtera akan meningkat pendapatannya juga angka kemiskinan akan berkurang”, tutup zaldi. (Adv)