DKBPPPA Kabupaten Serang Jalankan Tiga Fungsi Program

infobanten.id | Kab. Serang. Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKBPPPA) Kabupaten Serang memiliki tiga fungsi program lanjutan pada tahun 2021. Yaitu pertama, Pengendalian penduduk. Kedua, data kependudukan dan Ketiga, kesetaraan gender.

Di bawah kepemimpinan Kepala Dinas Tarkul Wasyit S.Ip M.Si dan Sekretaris Dinas Dra Nina Martini M.Si Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKBPPPA) Kabupaten Serang pada fungsi pertama memiliki program pengendalian penduduk. Pengendalian guna mencegah adanya pasangan dibawah umur atau pernikahan dini.

Kepala DKBPPPA Kabupaten Serang, Tarkul Wasyit S.Ip M.Si

Kepala DKBPPPA Kabupaten Serang, Tarkul menjelaskan pasangan dibawah umur dapat menyebabkan pertumbuhan penduduk yang kurang ideal.

“Saya kira, harus memiliki alat kontrasepsi yang mengatur hormon ovulasi. Sehingga tidak ada pasangan diluar nikah, dan harus terlindungi. Inipun untuk mengatur tingkat kelahiran di Kabupaten Serang menjadi ideal. Sehingga menciptakan pertumbuhan penduduk berlebihan. Dua anak lebih baik,” ungkap Tarkul Wasyit di ruang kerjanya kepada infobanten.id belum lama ini.

Kemudian untuk program kedua, masih dikatakan Tarkul, terkait data kependudukan sangatlah penting. Dimana, kata dia, setiap keluarga haruslah memiliki data awal, sebagai basis perencanaan awal mula kehidupan.

Sebab itu, Tarkul mengakui, DKBPPPA Kabupaten Serang rutin melakukan isbat nikah pada setiap tahun.

“Bagi kita, keluarga itu haruslah memiliki surat pernikahan. Dikarenakan sebagai tanda cinta yang diikat menjadi satu dengan kalimat bismillah. Makanya kita memiliki program isbat nikah, dan rutin dilakukan setiap tahun,” jelasnya.

Program yang ketiga, Tarkul menerangkan, merupakan salah satu program perlindungan untuk seorang wanita. Bagaimanapun, sambungnya, wanita merupakan tulang rusuk dari seorang laki-laki.

“Makanya kita secara terus menerus menggulirkan program kesetaraan gender, untuk menghentikan kekerasan terhadap wanita,” kata Tarkul. Dalam program kesetaraan gender inipun, Tarkul mengakui, sangatlah membanggakan, karena mendapatkan penilaian dari Kementrian Perempuan Indonesia.

Bahkan, sambungnya, kinerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang dinilai oleh Pemerintah Pusat sangatlah baik.

“Alhamdulillah program kesetaraan gender sudah dinilai pada bulan Maret 2021 lalu dari Kementrian Perempuan Indonesia. Mudah-mudahan saja mendapatkan Anugrah Parahita Ekapraya (APE) dari Kementrian RI,” tegasnya dengan nada datar.

Diakhir wawancara, Tarkul berharap, kedepan dapat terus bersinergi dengan berbagai lapisan masyarakat, Polri, TNI, Intansi Pemerintah hingga Insan Pers.

Bagaimanapun, kata Tarkul, untuk mewujudkan pertumbuhan penduduk yang seimbang, membutuhkan kerjasama yang maksimal.

“Sehingga kita dapat bersama-sama mewujudkan tiga program DKBPPPA di 2021. Bahkan bisa menekan angka kekerasan perempuan di Kabupaten Serang,” tutup Tarkul seraya mengakhiri wawancara. (Advertorial)