Ikatan Mahasiswa Papua Jadetabek Dukung Kebijakan Pemerintah dalam Menangani Covid-19

Ikatan Mahasiswa Papua (IMAPA) Se-Jadetabek, Matius Wonda mendukung Pemerintah dalam menangani masa pandemi Covid-19 serta membantu penegakan kedisiplinan Protokol Kesehatan (Prokes) di tengah masyarakat.

infobanten.id | Di masa pandemi Covid-19 dan dampak yang ditimbulkannya masih belum berakhir, Ketua Ikatan Mahasiswa Papua (IMAPA) Se-Jadetabek, Matius Wonda mendukung Pemerintah dalam menangani masa pandemi Covid-19 serta membantu penegakan kedisiplinan Protokol Kesehatan (Prokes) di tengah masyarakat.

“Kita siap mendukung kebijakan pemerintah dalam hal menangani masa pandemi Covid-19 saat ini. Diharapkan semuanya bekerja terintegrasi. Kita harapkan rantai penularan Covid-19 cepat terputus dan krisis ini segera selesai,” kata Matius Wonda.

Matius juga mengatakan, situasi keamanan di wilayah Papua terkait beberapa permasalahan yang belum terselesaikan, bahkan jadi topik perbincangan nasional yang menyikapi fenomena berbagai polemik terjadi di Bumi Cenderawasih.

“Konflik yang kembali terjadi di Papua belakangan ini tentu memacu kita untuk kembali mengidentifikasi persoalan yang menjadi penyebab konflik. Identifikasi akar persoalan tersebut membutuhkan penyelesaian secara kolaboratif, komprehensif dan holistik. Sejumlah pendekatan perlu digali guna mencari solusi penyelesaian masalah yang efektif. Pendekatan kolaboratif mungkinkah bisa menjadi jalan keluar. Jika pendekatan kolaboratif dikedepankan berarti mengutamakan kerjasama, interaksi, dan membuat kesepakatan bersama beberapa elemen yang terkait baik individu, lembaga dan atau pihak-pihak yang terlibat secara langsung dan tidak langsung yang menerima akibat dan manfaat,” jelas Matius.

Ia akan mendukung proses upaya percepatan penanganan Covid-19 untuk masyarakat sehat serta membantu pemulihan ekonomi Nasional Menuju Indonesia Maju dan pemerintah harus hadir dan cepat dalam penanganan maupun penyelesaian konflik yang terjadi di Papua.

“Kami mengajak kelompok Ikatan Mahasiswa Papua (IMAPA) se-Jadetabek, Tokoh Masyarakat, Mahasiwa dan kelompok lainnya, khususnya asal Papua agar tidak mudah terpengaruh dengan isu-isu SARA serta pemberitaan Hoax yang selama ini sedang gencar dilakukan oleh beberapa orang yang tidak bertanggung jawab, sehingga akan dapat terpecah belah bangsa Indonesia yang kita cintai ini. Kami juga siap untuk membantu pemerintah dalam penyelesaian permasalahan yang terjadi di Bumi Cenderawasih,” pungkasnya. (*)