Klaim Covid-19 Landai Cenderung Menurun, Pemkot Serang Belum Mau Terapkan PSBB

Pemkot Serang Belum Mau Terapkan PSBB

infobanten.id | Pemkot Serang belum mau menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) meski sudah ada rekomendasi dari BNPB untuk penerapan se-Pulau Jawa.

Demikian disampaikan Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Serang Hari W Pamungkas kepada awak media, Rabu (13/5).

“Keliatannya dua Minggu ini, Kota Serang kondisi masih landai, yang positif maupun PDP jadi kami masih melihat situasi,” katanya.

Karena, kata Hari, konsekuensi melaksanakan PSBB sangat besar tentunya harus berdasarkan kajian juga lihat kondisi fisik di lapangan dan data tranmisi wilayah sekitar.

“Kota Serang landai, malahan cenderung turun yang sembuh makin banyak. Belum ada (PSBB), bukan tidak kita lihat ekskalasinya yah,” ujarnya.

Berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, hingga Senin (11/5) 10 provinsi dengan jumlah kasus Covid-19 tertinggi meliputi DKI Jakarta(5.276).

Jawa Timur (1.536), Jawa Barat (1.493), Jawa Tengah (980), Banten (541), Nusa Tenggara Barat (331), Bali (314), Sumatera Barat (299), Sumatera Selatan (278), dan Kalimantan Selatan (263).

Dari 10 provinsi dengan jumlah kasus Covid-19 tinggi tersebut, baru DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Sumatera Barat yang melaksanakan PSBB.

“Dari 10 provinsi yang melaksanakan PSBB hanya tiga provinsi, tujuh lagi belum dan dihimbau untuk melaksanan PSBB,” kata pria yang juga Kadis Kominfo Kota Serang ini. (*)