Mayday di Kabupaten Serang diisi Dengan Seminar Ketenagakerjaan dan Berbagi Sembako

infobanten.id | Kab. Serang. Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Serang menjalin komunikasi yang baik dimasa pendemi covid19, berbeda di tahun 2021 pada peringatan Mayday kali ini. Massa buruh dari berbagai organisasi serikat pekerja di Kabupaten Serang memperingati Mayday dengan mengisi kegiatan seminar ketenagakerjaan dan berbagi sembako berlangsung di Aula TB. Suwandi Setda Kabupaten Serang, Sabtu (01/05).

Kegiatan Hari Buruh kali ini berbeda dengan sebelumnya yang identik dengan aksi unjukrasa. tahun ini dilaksanakan dengan kegiatan sosial dan seminar. Hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran pandemi Covid-19 sesuai dengan anjuran pemerintah dan arahan Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah S.E M.Ak.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Serang R. Setiawan S.H M.Si menyebut ini merupakan implementasi dari pertemuan Aliansi Serikat Pekerja dan Serikat Buruh (ASPSB) Kabupaten Serang yang beranggotakan KSPSI 1973, KSBSI, FSPMI, SPN, FSPKEP KSPI, FK3 Indah Kiat, SBB dan FSB CIKOJA bersama Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah S.E M.Ak  memperingati Hari Buruh yang jatuh pada 1 Mei dengan menggelar bakti sosial dan workshop ketenagakerjaan.

“Ini sesuai dengan tema bersama sesuai arahan Bupati Serang ‘Selamatkan dan lindungi pekerja/buruh Kabupaten Serang dari dampak Pandemi Covid 19 bersama melawan Covid 19 untuk meningkatkan produktivitas dan etos Kerja’,” kata R. Setiawan.

Sesuai tema seminar ketenagakerjaan mengulas perlindungan bagi Pekerja/Buruh di Kabupaten Serang dari Dampak Pandemi Covid – 19 dan menekankan peningkatkan produktifitas kerja. Wakil Bupati Drs Pandji Tirtayasa M.Si juga hadir untuk memberikan penyampaiakan agar di tengah pendemi covid 19 seluruh elemen untuk terus meningkatkan produktivitas dan etos kerja.

Berbagai nara sumber hadir dalam Seminar ketenagakerjaan ini, seperti perwakilan serikat Buruh/Pekerja, asosiasi pengusaha, pihak keamanan juga Ketua DPRD Kabupaten Serang Bahrul Ulum. Berbagai keluhan dan pendapat tersaji dalam diskusi ini termasuk bagaimana menyikapi pendemi covid 19.

Dampak pandemi covid- 19 bukan hanya dialami oleh Kabupaten Serang bukan hanya dialami oleh Indonesia akan tetapi sudah dialami oleh Dunia. Banyak pemilik perusahaan juga menjadi pekerja diperusahaannya karena pandemi ini.

Dari pandemi ini, Perusahaan terdampak 30 s.d 40% penurunan keuntungan, meskipun ada beberapa perusahaan yang mendapatkan juga keuntungan karena pandemi ini. Dengan adanya Pandemi Covid-19, semua harus cepat merubah pola kerja dari jarak jauh dan menyesuaikan dengan Pandemi ini.

Kepala Disnakertrans Kabupaten Serang menjelaskan beberapa kondisi Perusahaan yang mengalami kebangkrutan. Ada 9 Perusahaan yang mengalami kebangkrutan akibat Pandemi Covid-19 di Kabupaten Serang.

Disisi lain meski di tengah pendemi covid 19 mendekati Hari Raya ini, sesuai surat edaran Menaker, Disnakertrans Kabupaten Serang juga mendorong Perusahaan memberikan THR keagamaan kepada pekerja paling lambat 7 hari sebelum hari raya.

“Sesuai Surat Edaran Menaker Nomor : M/6/HK.04/IV/2021 Perusahaan tetap wajib memberikan THR Keagamaan kepada Pekerja Paling lambat 7 Hari sebelum Hari Raya Keagamaan, Kecuali untuk perusahaan yang dinyatakan tidak mampu memberikan THR,” tambahnya.

Sementara itu, Bahrul Ulum,Ketua DPRD Kabupaten Serang, mengucapkan terimakasih karena telah diberikan kesempatan untuk menyampaikan beberapa kalimat dan kata dalam kegiatan May Day ini.

“Kita sama sama mengetahui bahwa Indonesia adalah negara hukum, hukum merupakan suatu aturan yang mengikat untuk memberikan keadilan dan kenyamanan untuk setiap orang, terlepas dari peresmian UU Cipta Kerja yang telah disahkan secara Nasional,” kata Bahrul Ulum, ketua DPRD Kabupaten Serang.

Kata Ulum, panggilan akrab Bahrul Ulum, Pandemi Covid-19 yang terdampak pada dunia, ini terpengaruh terhadap buruh dalam negara kita, namun, Alhamdulillah saat ini Trend Pandemi Covid-19 di Kabupaten Serang telah menurun dan masyarakat sudah paham dengan aturan Protokol Kesehatan yang disampaikan oleh Pemerintah.

“Yakinlah kita sebagai manusia yang memiliki keimanan Allah SWT tidak akan memberikan cobaan yang tidak bisa dihadapi oleh Hambanya,” ujar Ulum.

Pemerintah Daerah, kata Ulum menjelaskan, ingin menyelamatkan Buruh dari dampak Pandemi Covid-19, dan pemda pun bertanggung jawab tentang perusahan di Kabupaten Serang.

“Apabila rekan – rekan buruh masih belum setuju dengan regulasi Perda saat ini mari kita bahas bersama sama dengan rekan – rekan buruh, dengan catatan Perda yang kita buat tidak bertentangan dengan UU yang lebih tinggi,” tuturnya.

“dan apabila rekan-rekan buruh merasa kurang nyaman dengan peraturan Perda saat ini, silahkan, saya tunggu ide-ide dan gagasan cerdasnya sehingga kita bisa menciptakan kenyamanan bagi kita semua,” sambung Bahrul Ulum menambahkan.

Kegiatan May Day di Kabupaten Serang ini mendapat pengawalan dan pengamanan personil Polres Serang dan Kodim 0602. Kapolres Serang AKBP Mariono juga mengapresiasi kepada para buruh maupun serikat pekerja yang telah membantu upaya pemerintah dengan tidak melakukan May Day dengan aksi unjukrasa.

Ketua DPC SPN Serang Asep Saefullah di lokasi mengepresiasi langkah yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Serang, kehadiran aparatur Pemerintah Kabupaten Serang dapat memperhatikan buruh di masa Pandemi Covid 19 diharpakan kedepannya mendorong ekonomi di Kabupaten Serang meningkat.

“Kita jangan lemah dengan adanya pandemi Covid 19 justru kita harus lawan dan bangkit mengikuti segala anjuran mematuhi prokes dalam setiap kegiatan. Mari bersama-sama melawan Covid 19 untuk meningkatkan produktivitas dan etos kerja” Kata Asep.

Usai melakukan pemaparan ide, gagasan dan pendapat terkait ketenagakerjaaan, para narasumber di daulat juga untuk melakukan closing statement (komentar penutup) untuk mengakhiri seminar dalam memperingati May Day kali ini dilanjut dengan pembagian sembako. (Advertorial)