Momen HPN, Ketua Dewan Kabupaten Serang Harapkan Media Cerdaskan Masyarakat

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Serang, Bahrul Ulum mengharapkan pada momen Hari Pers Nasional (HPN) media harus mampu mencerdaskan masyarakat dengan berita-berita atau informasi yang akurat dan dapat dipertanggung jawabkan.

infobanten.id | Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Serang, Bahrul Ulum mengharapkan pada momen Hari Pers Nasional (HPN) media harus mampu mencerdaskan masyarakat dengan berita-berita atau informasi yang akurat dan dapat dipertanggung jawabkan.

“Saya mengucapkan selamat Hari Pers Nasional dan tentu harapannya adalah media harus tetap menjadi jendela informasi bagi masyarakat, media harus menjadi sarana untuk mencerdaskan masyarakat,” katanya saat “Coffee Morning” menyambut Hari Pers Nasional bersama Pokja Wartawan Kabupaten Serang, di Halaman Gedung DPRD Kabupaten Serang, Selasa.

Ulum juga berharap secara kelembagaan media harus bisa menyampaikan program-program pembangunan yang sudah dilakukan Pemerintah Kabupaten Serang kepada masyarakat.

Selain itu Ulum juga meminta media bisa menjadi pengkiritik  yang membangun terhadap kebijakan-kebijakan pemerintah daerah maupun DPRD Kabupaten Serang. 

“Kalaulah kami ada informasi yang perlu diluruskan, kami  pemerintah daerah dan juga DPRD Kabupaten Serang siap menerima kritik, tentunya kritìk yang membangun. Jangan sungkan atau ragu untuk mengkritik, selama itu kritik yang membangun kami siap menerima dengan lapang dada dan senag hati,” katanya.

Namun demikian, Bahrul Ulum juga menyayangkan adanya oknum wartawan dan LSM yang membuat trauma sejumlah lembaga terutama ditingkat desa karena sering melakukan tindakan tidak terpuji.

“Sadar atau tidak banyak oknum yang mengaku media tapi melakukan tindakan tidak terpuji, tidak seperti media atau wartawan yang resmi, sehingga masyarakat tingkat bawah sulit membedakan mana media dan LSM,” katanya.

Sementara Ketua Pokja Wartawan Kabupaten Serang, Fikri Hilman yang menjadi nara sumber di acara itu mengatakan, kondisi media saat ini jauh berbeda dengan beberapa tahun lalu. Media saat ini jauh mengalami perubahan.

Menurut Fikri, saat ini media sangat tidak terbatas, bahkan dengan itu pula sering muncul informasi yang cenderung hoaks, berbeda dengan 10 atau 20 tahun lalu. 

“Oleh karena itu idealnya seorang wartawan harus mengikuti uji kompetensi wartawan yang dilaksanakan PWI. Dan terkait informasi hoaks, saat ini banyak media yang membuat rubrik cek fakta untuk melihat berita  itu hoaks atau fakta,” kata Fikri. 

Dalam acara yang dipandu Ahmad Rozi L Roy dari Universitas  Primagraha itu, selain menghadirkan nara sumber Ketua Pokja Wartawan Kabupaten Serang, Fikri Hilman, “Coffee Morning” yang menerapkan protokol kesehatan itu juga dihadiri sejumlah mahasiswa Primagraha yang melontarkan berbagai pertanyaan terkait  isu atau berbagai permasalahan yang dihadapi sejumlah media saat ini.

Diakhir acara, Ketua Pokja Wartawan Fikri Hilman melakukan pemotongan kue yang diserahkan kepada Ketua DPRD Kabupaten Serang Bahrul Ulum, sebagai simbol  sinergitas yang harmonis antara dewan atau pemerintah dengan media. (*)