Pemprov Banten Akan Bangun Jembatan Layang Bogeg

Gubernur Banten Wahidin Halim

infobanten.id | Pemerintah Provinsi Banten merencanakan pembangunan Jembatan Layang Bogeg (Jl Syeh Nawawi al-Bantani di Jalan Tol Tangerang-Merak Km 68) dan pembangunan simpang tidak sebidang perlintasan kereta api di Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Banten.

“Tujuannya, memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat,” kata Gubernur Banten Wahidin Halim di Serang, Banten, Jumat.

Menurut Wahidin, saat ini, tim masih menyusun nota kesepahaman dan berkoordinasi untuk mengurus perizinan lebih lanjut serta mengajukan perubahan anggaran untuk fondasi bawah terlebih dahulu.

Jembatan Bogeg yang melintas Jalan Tol Tangerang-Merak tersebut saat ini lebar hanya empat meter dan sudah tidak sesuai dengan standar jembatan provinsi, sehingga terjadi penyempitan jalur lalu lintas dan menyebabkan kemacetan.

“Selain itu, rencana pembangunan ini juga merupakan bagian dari rencana pengembangan infrastruktur di Kota Serang, khususnya untuk mendukung Kawasan Strategis Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B),” kata Wahidin.

Dikatakannya, Jembatan Bogeg menjadi bagian dari ruas jalan Pakupatan-Palima (Jalan Syech Nawawi al-Bantani).

Sesuai Surat Keputusan Gubernur Banten Nomor 620/Kep.420-Huk/2016, ruas jalan tersebut masuk ke dalam wilayah kewenangan jalan provinsi.

Jalan Syech Nawawi al-Bantani yang memrupakan akses ke Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), direncanakan bakal memiliki lebar 25 m sampai dengan 40 m dengan menggunakan konfigurasi 8/2 D, yakni delapan lajur untuk dua arah dengan lajur cepat dan lambat.

Kondisi saat ini, untuk ruas Palima-Boru sudah terbangun penuh dengan lebar 40 m. Sedangkan ruas Pakupatan-Bogeg pada 2019 baru selesai tahap pembebasan lahan.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten menargetkan perizinan pembangunan Fly Over Bogeg dan simpang susun tidak sebidang perlintasan kereta api selesai sebelum APBD Perubahan 2020 disahkan.

Saat ini Dinas PUPR Provinsi Banten telah menyelesaikan detail engineering design (DED) proyek ini. (*)