PMI Lebak Optimalkan Sosialisasi Pada Masyarakat Pencegahan COVID-19

Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Lebak, Provinsi Banten mengoptimalkan sosialisasi pencegahan penularan virus corona jenis baru (COVID-19) kepada berbagai kalangan masyarakat setempat.

infobanten.id | Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Lebak, Provinsi Banten mengoptimalkan sosialisasi pencegahan penularan virus corona jenis baru (COVID-19) kepada berbagai kalangan masyarakat setempat.

“Kegiatan sosialisasi ini untuk memberikan edukasi tentang bahaya COVID-19, karena bisa menimbulkan kematian bagi penderita juga menyebarkan kepada orang lain,” kata Sekretaris PMI Kabupaten Lebak Martajaya di Lebak, Senin.

Ia mengharapkan optimalisasi sosialisasi tersebut membuat masyarakat dapat melakukan pencegahan penularan COVID-19, antara lain dengan melakukan penyemprotan disinfektan, dan rajin cuci tangan menggunakan sabun dan cairan pembersih tangan.

Selain itu, katanya, menjaga daya tahan tubuh dengan mengonsumsi makanan bergizi, berolahraga secara rutin serta cukup istirahat.

Ia juga mengharapkan masyarakat menghindar tempat-tempat keramaian, seperti pasar, stasiun, hingga terminal bus, sebab berpotensi sebagai tempat penularan COVID-19.

Masyarakat juga dapat membudayakan pola hidup bersih dan sehat serta banyak berada di rumah selama pandemi COVID-19.

“Saya kira masyarakat mampu memutus mata rantai penyebaran COVID-19 dengan menaati aturan pemerintah itu,” katanya.

Ia menjelaskan sosialisasi dilaksanakan secara bertahap akibat keterbatasan dana maupun tenaga.

PMI Lebak hingga kini sudah melaksanakan sosialisasi di sejumlah desa yang tersebar di Kecamatan Rangkasbitung, Lebak Gedong, Maja, Curugbitung, dan Sajira.

“Kami berharap melalui kegiatan itu dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat untuk melakukan pencegahan corona,” ujarnya.

PMI Lebak juga melakukan penyemprotan disinfektan untuk mematikan virus maupun kuman yang bisa menimbulkan berbagai penyakit menular.

Penyemprotan cairan disinfektan itu di tempat pelayanan publik, fasilitas umum, sarana ibadah, pemukiman, gedung lembaga pendidikan, dan perkantoran.

“Kami mengerahkan relawan untuk mengoptimalkan sosialisasi dan penyemprotan agar Indonesia terbebas dari penyebaran COVID-19,” katanya. (*)