Relokasi PKL Pasar Rau Tunggu Uji Kelayakan Bangunan Gedung

Rapat Audensi Pasar Induk Rau

infobanten.id | Relokasi pedagang kaki lima (PKL) Pasar Induk Rau (PIR)  yang berada di trotoar jalan dan Terminal Cangkir harus memenuhi standar kelayakan.

Standar kelayakan dengan memenuhi  uji lab kelayakan bangunan gedung. Pasalnya, kondisi gedung saat ini rentan dan bisa membahayakan.

“Pihak pengelola PT Pesona Banten Persada maupun Pemerintah Kota (Pemkot) Serang harus memfasilitasi terlebih dahulu untuk para PKL, dan melakukan uji kelayakan bangunan terlebih dahulu,” kata Ketua PP MPW Banten, Johan Arifin Muba dalam rapat audiensi PKL berlangsung, Kamis(05/092019).

Menurut Johan, bangunan gedung Pasar Rau semenjak dari tahun 2003 sampai dengan 2019 belum pernah dilakukan uji kelayakan bangunan. Untuk itu, pihaknya meminta kepada Pemkot Serang maupun PT Pesona Banten Persada melakukan Uji klayakan, agar PKL maupun pengunjung nyaman untuk berada di Pasar Rau.

“Sudah 17 tahun tidak pernah dilakukan uji kelayakan bangunan, dan tempat startegis untuk para PKL berjualan. Apakah yakin Pemkot Serang bangunan tersebut layak dipergunakan? Bagaimana kalau bangunan roboh? Tetap saja Pemkot Serang akan disalahkan,” jelasnya.

Pemkot Serang kata Johan, harus melakukan kaji ulang, dan pihaknnya siap membantu baik dari segi pembiayaan maupun penyediaan tenaga ahli.

“Kita siap meminta kepada Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk melakukan uji kelayakan bangunan di Pasar Rau. Biayapun kita akan bantu, karena semuannya demi PKL maupun pengunjung agar merasa nyaman saat datang ke Pasar Rau,” tegasnya.

Sementara itu, pihak Pengelola Pasar Rau, PT Pesona Banten Persada, Nurin Saputra mempersilahkan dilakukan uji kelayakan bangunan.

“Kami juga ingin yang terbaik untuk masyarakat Kota Serang maupun PKL Pasar Rau. Yang penting tidak lagi terlihat kumuh maupun kusam, sehingga pengunjung pun merasa nyaman datang ke Pasar Rau,” ujarnya.

Di tempat sama, Walikota Serang, Syafrudin juga mengaku, setuju dengan tuntutan para PKL maupun Ormas PP, karena bagi dirinnya yang penting semua pihak menyetujui adannya relokasi.

“Sekarang mah kita mencari solusi saja, dan jangan saling menyalahkan. Saya pun siap untuk melakukan uji kelayakan bangunan Pasar Rau, agar relokasi PKL bisa berjalan lancar dan nyaman di kunjungi oleh pengunjung,” tandasnya.

Berdasarkan hasil rapat audiensi bersama PKL, Pengelola Pasar Rau, Ormas PP dan Pemkot Serang. Akhirnya relokasi Pasar Rau disetujui bersama. Uji kelayakan bangunan maupun fasilitas yang disediakan menjadi opsi untuk dilaksanakan terlebih dulu untuk keberlangsungan para pedagang yang berada di luar Pasar Rau. (*)