Sempat Demam Tinggi, Pria Yang Diserang Tawon Meninggal Dunia

Ilustrasi Sarang Tawon

Serang, Infobanten.id | Sajiro (56) warga Perum Bumi Cikande Indah, Kabupaten Serang Banten mengalami peristiwa buruk hingga mengakibatkan dirinya meregang nyawa pada Minggu 25 Maret 2019, dini hari.

Pria kelahiran Kutoarjo 02 April 1963 ini menghembuskan nafas terakhir saat dirinya hendak mendapatkan pertolongan medis di RSUD Drajat Prawiranegara Serang. Peristiwa nahas tersebut bermula ketika Sajiro sedang membersihkan atap rumah dari daun-daun yang menyumbat saluran air pada atap rumahnya.

Namun saat sedang membersihkan atap, sapu yang digunakan Sajiro untuk membersihkan daun malah mengenai sarang Tawon yang berada di atap rumahnya. Seketita tawon yang berada dalam sarang tersebut menyerang Sajiro hingga membuat dirinya terjatuh dari atap rumahnya dan terbanting di lantai kamar mandi.

“Tawon dalam jumlah banyak menyerang dirinya, hingga korban panik dan terjatuh dari atap rumah ke lantai kamar mandi,”jelas Kapolsek Cikande Kompol Kosasih Melalui telepon Seluler.

Kapolsek Cikande Kompol Kosasih menceritkan, jika korban sempat mendapatkan pertolongan medis di Rumah Sakit Hermina, namun korban yang menolak untuk dirawat memilih untuk pulang kerumah dan melakukan treatment di rumahnya.

“Sempat dibawa ke Rumah Sakit Hermina, namun gak mau dirawat dan memilih pulang,”ungkap Kompol Kosasih.

Dari keterangan yang didapat, korban sempat mengalami demam tinggi di rumahnya dan kembali dilarikan ke RSUD Drajat Prawiranegara Serang untuk mendapatkan pertolongan medis, namun nahas korban menghembuskan nafas terakshirnya sebelum tiba di RSUD.

“kita kembali mendapat kabar korban meninggal di RSUD Drajat Prawiranegara Serang, dan akan segera dipulangkan ke rumah duka untuk dimakamkan,”tutupnya.

Peristiwa tersebut telah dilaporkan ke pihak BPBD Kabupaten Serang untuk mendapat tindak lanjut agar peristiwa serupa terjadi kembali. Warga sekitar masih menunggu petugas untuk membantu mengevakuasi sarang Tawon tersebut agar tidak menyerang warga sekitar. (Syah/Red)