Seorang Pasien PDP Ini Meninggal, Sempat Ditolak RSUD Banten

Ilustrasi

infobanten.id | Jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) COVID-19 di Kabupaten Tangerang yang meninggal dunia kembali bertambah. Dikabarkan, seorang perempuan berusia 40 tahun berstatus PDP, meninggal dunia pada hari Kamis ,(02/04/2020).

Kabar kematian PDP sekitar pukul 17.00 WIB di kediamannya, Desa Karang Harja, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang dibenarkan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, Dokter Hendra Tarmizi.

Informasi yang dihimpun, pasien tersebut sebelumnya sempat dirawat di RS Metro Hospital, Cikupa dan dinyatakan PDP oleh Puskesmas Cisoka.

Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, Doktor Hendra Tarmizi, mengakui jika PDP meninggal di Kabupaten Tangerang itu sempat di bawa ke RSUD Banten. “Tapi penuh,” katanya.

Setelah berstatus PDP, pasien tersebut kemudian dirujuk ke RSUD Banten. Namun karena daya tampung rumah sakit tidak memungkinkan, pasien itu kembali dibawa pulang ke rumah.

“Iya PDP yang meninggal,” ujar Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, Dokter Hendra Tarmizi, Jumat, 03/04/2020.

Dokter Hendra mengatakan saat ini Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang telah turun untuk menangani keluarga PDP itu. “Pagi ini kami turun ke keluarga. Senin masyarakat sekitar kita lakukan pemeriksaan.”

Hendra memastikan hasil pemeriksaan tes Corona PDP yang meninggal dan keluarganya negatif.” PDP yang meninggal dan 7 anggota keluarganya negatif,” kata Hendra.

Tim Dinas Kesehatan yang mendatangi rumah PDP itu melakukan pemeriksaan terhadap, anak, suami, orangtua dan saudara PDP itu, Jumat siang dan semua hasilnya negatif.

Berdasarkan data situs info corona Kabupaten Tangerang covid19. Jumat 3 April 2020, pasien terkonfirmasi positif COVID-19 berjumlah 18 orang, meninggal 1 orang dan sembuh 1 orang.

Total PDP berjumlah 75 orang, proses pengawasan 54 orang, sembuh 15 orang dan meninggal 6. Total ODP berjumlah 290, proses pemantauan 138, sembuh 152. (*)