Tak Memenuhi Syarat, Lelang Jabatan Kadindikbud Dan Asda I Lewat Mutasi

Ilustrasi

infobanten.id | Pengisian jabatan kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) dan Asisten Daerah (Asda) I Banten akan dilakukan melalui skema mutasi.

Langkah ini dilakukan karena hasil Panitia Seleksi (Pansel) Lelang jabatan pimpinan tinggi (JPT) Pratama Pemprov Banten tak menemukan jumlah minimal peserta untuk masuk tiga besar.  
Diketahui, lelang jabatan untuk dua posisi tersebut sempat dihentikan oleh Pansel Lelang Jabatan JPT Pratama Pemprov Banten ada akhir 2019. Sebab, jumlah peserta yang lolos tes assessment atau penilaian tak memenuhi persyaratan.

Meski demikian, Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) berendapat lain dan meminta agar lelang jabatan dituntaskan hingga tahap akhir. Proses lelang pun dilanjut pada awal 2020 hingga tahap akhir.

Asisten KASN Bidang Pengawasan Pengisian JPT Wilayah 2 Kusen Kusdiana membenarkan, pihaknya telah menerima hasil seleksi lelang jabatan kepala Dindikbud dan Asda I Provinsi Banten dari pansel. Dari surat yang disampaikan KASN, pansel mengungkapkan hasil seleksi tak memenuhi kriteria.  

“Pada saat disampaikan pansel oleh gubernur ke KASN bahwa hasil dari seleksi terbuka terhadap dua jabatan tersebut tidak ada yang memenuhi kriteria. Tidak ada yang mecapai nilai yang ditentukan oleh pansel,” ujarnya saat dihubungi awak media, Senin (20/04/2020).

Ia menjelaskan, surat dari pansel tak membuat KASN langsung percaya. Mereka lantas melakukan klarifikasi ke seluruh anggota pansel melalui telepon dan tatap muka. Proses itu ditempuh sejak sebelum pandemi Covid-19 merebak di Indonesia. Hasilnya, apa yang diputuskan pansel telah sesuai karena sebelum lelang jabatan dimulai mereka telah menetapkan kriteria nilai minimal peserta.  

“KASN klarifikasi ke semua pansel itu memang sudah sesuai dengan yang disampaikan. Ketentuan batas nilai harus dipenuhi oleh setiap peserta sehingga dinyatakan tidak ada yang memenuhi kriteria. Sudah ada ditentukan (kriteria)  sebelumnya maka memang sudah sesuai ketentuan,” katanya.

Lantaran hasil lelang jabatan tak membuahkan hasil, kata dia, maka untuk pengisian posisi kepala Dindikbud dan Asda I Banten akan dilakukan melalui skema mutasi. Terkait hal itu, KASN juga telah memberikan rekomendasinya sejak pekan lalu.

“Oleh karena itu pengisiannya akan dilakukan melalui uji kompetensi atau mutasi. itu sudah ada rekomendasi KASN,” ungkapnya.  

Sementara ketika disinggung siapa saja pejabat JPT pratama yang diajukan untuk mengikuti uji kompetensi, Kusen menggaku KSAN belum menerimanya.

“Namun untuk siapa JPT yang diuji kompetensinya itu belum ada,” tuturnya.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Banten Komarudin mengatakan, KASN telah memberi jawaban terkait hasil seleksi lelang jabatan Kepala Dindikbud dan Asda I. Dalam rekomendasinya, KASN memerintahkan pansel melakukan rotasi mutasi untuk pengisian jabatannya.

“Karena tidak menemukan tiga besar yang memenuhi kriteria, sehingga KASN sudah merekomdasikan. Baru Jumat kemarin (menerima surat rekomendasi dari KASN),” ujarnya.

Atas rekomendasi tersebut, pihaknya dalam waktu dekat ini akan menggelar rapat pansel untuk menindaklanjutinya. Pansel akan segera memproses uji kompetensi dan pelaksanaan rotasi dan mutasi yang ditargetka rampung pada bulan ini.

“Pelaksanaan rotasi mutasi akan diajukan lagi, Kita minggu ini saya rapatkan dulu dengan pak Sekda. Perkiraan bulan ini (April,red) selesai,” pungkasnya. (*)