Temuan Zat Radioaktif di Tangsel, 7 Saksi Hadiri Panggilan Polisi

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Argo Yuwono

infobanten.id | Polri tengah melakukan penyelidikan temuan zat radioaktif di area lahan kosong di perumahan Batan Indah, Kecamatan Setu, Tangerang Selatan.

Sejauh ini, polisi telah melayangkan panggilan terhadap 12 orang saksi namun hanya tujuh yang baru penuhi panggilan.

“Kamis kemarin (20/02/2020) kita mengundang 12 saksi yang akan kita mintai keterangan. Tapi kemarin yang datang ada tujuh,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Argo Yuwono di Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat (21/02/2020).

Saksi-saksi yang dipanggil itu, kata Argo, untuk dimintai keteranganya yakni pihak aparat keamanan perumahan alias satpam, pengurus perumahan (RT/RW), warga sekitat dan pihak Bapeten dan Batan.

Hal tersebut dilakukan guna mengetahui darimana Caesium 137 itu bisa berada di lahan kosong dalam perumahan.

“Semua kita mintai keterangan. Jadi masih ada pemeriksaan lebih lanjut, baru ada tujuh yang kita periksa,” papar Argo.

Yang dipanggil itu adalah saksi yang melihat, mendengar dan mengalami langsung. Dengan demikian, Polri dapat mendapatkan kronologi yang lengkap.

Karenanya, Polri tidak ingin menduga-duga soal peristiwa ini lantaran diduga adanya kebocoran reaktor nuklir GA Siwabessy.

“Kita enggak usah menduga-duga, kita mencari keterangan,” pungkas Argo. (*)