Tes Serologi Antibodi SARS COV-2 Diklaim Berakurasi Tinggi Deteksi Virus Corona

Alat tes Serologi Antibodi SARS COV-2 berbasis lab atau tes serologi antibodi diklaim dapat mendeteksi virus corona dengan akurat dan cepat bisa mengetahui hasilnya.

infobanten.id | Alat tes Serologi Antibodi SARS COV-2 berbasis lab atau tes serologi antibodi diklaim dapat mendeteksi virus corona dengan akurat dan cepat bisa mengetahui hasilnya.

Demikian disampaikan Wakil Direktur Utama Siloam Hospitals Group Caroline Riady saat webinar tentang Tes Serologi Antibodi SARS-COV2 bersama awak media, Kamis, (11/6)

Menyambut kembalinya aktivitas dan ekonomi ibukota, Siloam meluncurkan metode tes COVID-19 unggul di Indonesia bagi masyarakat dan perusahaan yang ingin melakukan skrining.

“Keunggulan tes serologi antibodi tersebut antara lain, tingkat sensitivitas hingga 100% dan spesifisitas lebih dari 99.81%. Pengadaan tes serologi antibodi SARS-CoV-2 berbasis lab merupakan hasil kerja sama dengan Roche, perusahaan global yang bergerak di bidang farmasi dan diagnostik,” katanya.

Menurutnya, pelonggaran PSBB setiap individu dan perusahaan tetap perlu memperhatikan prinsip-prinsip hidup bersih dan sehat dalam semua kegiatan agar seluruh masyarakat tetap aman. Salah satu langkah preventif yang penting adalah pelaksanaan skrining. Untuk itu Siloam menyediakan tes serologi antibodi yang terjangkau.

“Tes serologi antibodi SARS-CoV-2 berbasis lab merupakan tes antibodi total yang relatif cepat dan berakurasi tinggi yang dapat dilakukan baik di rumah sakit maupun di luar rumah sakit (mobile testing atau onsite/di tempat),” ucapnya.

Ia menjelaskan, sama seperti tes rapid, tes serologi antibodi ini mendeteksi antibodi seseorang untuk mengetahui apakah seseorang terinfeksi oleh SARS-CoV-2 atau belum. Namun, tes serologi antibodi tersebut adalah tes yang pengerjaan dan deteksinya dikerjakan oleh instrumen robotik.

“Hal ini membuat sensitivitas dari tes lebih baik yaitu hingga 100%. Sehingga hampir tidak ada kasus positif yang tidak terdeteksi,” tegasnya.

Saat ini, sambung Caroline, terdapat 10 perusahaan yang telah meminta Siloam agar dilakukan tes serelogi kepada para karyawan mereka.

“Saat ini ada 10 perusahaan yang telah mengajukan tes Serelogi. Dan ada 10 perusahaan lainnya yang sedang mengajukan. Harga tes Serelogi jauh lebih terjangkau jika dilakukan secara korporasi atau minimal 10 orang,” terang Caroline.

Sementara Country Manager Roche Diagnostics Indonesia Ahmed Hassan mengatakan, Roche berkomitmen untuk memberikan solusi pengujian yang cepat, akurat, dan andal bagi para penyedia layanan kesehatan dan pasien terutama di masa darurat kesehatan dunia ini.

“Tes serologi antibodi SARS-CoV-2 berbasis lab dengan metoda CLIA yang pertama di Indonesia. Spesifisitas dan sensitivitas yang tinggi dari tes antibodi SARS-CoV-2 ini merupakan bagian penting dalam mitigasi pandemi COVID-19 di dunia khususnya di Indonesia,” tandasnya. (*)