Tingkatkan Penyelamatan, Rescue Respon Time BPBD Kabupaten Serang Capai 6 Menit

infobanten.id | Kab. Serang. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang tidak pernah lelah dalam memberikan pelayanan terbaik. Bahkan, dalam hal kecepatan pelayanan sangatlah maksimal.

Dikarenakan, kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang, Nana Sukmana Kusuman S.E M.M , Rescue (Penyelamatan) Respon Time (Kecepatan Waktu) adalah yang paling utama bagi BPBD Kabupaten Serang.

Hingga akhirnya, sambungnya, Rescue Respon Time mendapatkan penilaian semakin cepat. “Tahun 2020 kita 6.8 menit, dan tahun 2021 sudah sampai 6 menit untuk tiba dilokasi bencana alam,” ungkap Nana diruang kerjanya kepada infobanten.id belum lama ini.

Walaupun begitu, Nana juga mengakui, tetap melakukan program lanjutan. Seperti halnya memberikan edukasi budaya bencana. “Masyarakat itu harus tau, apa itu bencana. Bencana disebabkan oleh apa. Makanya kita memberikan penguatan, melalui pelatihan edukasi budaya bencana,” jelasnya.

Lanjut Nana, masyarakat Kabupaten Serang tidak lupa diajarkan cara langkah awal penyelamatan dari bencana alam.

Sehingga, kata dia, mereka dapat memahami Jika terjadi bencana dadakan. Seperti Tsunami, banjir maupun longsor.

“Masyarakat jadi memahami edukasi penyelematan bencana alam seperti apa. Bahkan sampai mengetahui dampak dari bencana yang terjadi,” kata Nana.

Tidak lupa, Nana memperkenalkan program selanjutnya. Yaitu Desa Tangguh Bencana (Destana). “Program mengajarkan para perangkat desa mengenai kebencanaan alam. Mulai dari pengungsian, mitigasi bencana, hingga mampu mengorganisir. Makanya kita membentuk tim Destana di 29 Kecamatan,” ujarnya.

Nana juga mengakui, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang memiliki program kedisiplinan yang maksimal. Bahkan telah berkoordinasi dengan BKPSDM untuk memantau kehadiran para anggotanya, hingga diberikan pelatihan.

“Walaupun awalnya hanya 2 orang yang diberikan pelatihan. Kemudian menjadi 20 orang, hingga bisa membina 200 orang,” tutup Nana seraya mengakhiri wawancara.

Diketahui, berdasarkan informasi dari BPBD Kabupaten Serang, saat masih mengalami kekurangan sarana prasarana hingga Sumber Daya Manusia (SDM).

Seharusnya idealnya, untuk mencapai Rescue Respon Time 5 menit adalah memiliki 800 anggota dengan ditempatkan pada 29 pos di kecamatan, dan sisanya di markas utama. Saat ini, personil yang tersedia hanya 290 anggota dengan 5 pos di setiap Kecamatan dan markas utama. 

Sedangkan untuk kejadian bencana alam pada tahun 2021 sebanyak 100 bencana, dan di dominasi oleh bencana alam banjir. Lalu untuk 2020, sebanyak 400 bencana. (Advertorial)