Universitas Bunda Mulia Luncurkan Long Distance Learning

Universitas Bunda Mulia  meluncuran program studi terbarunya yaitu Bunda Mulia Long Distaance Learning atau lebih dikenal BMLDL melalui acara press conference yang diselenggarakan di UBM Kampus Ancol, pada  Senin (10/8).

infobanten.id | Sadar akan pentingnya inovasi dalam pembelajaran di era digitalisasi, Universitas Bunda Mulia  meluncuran program studi terbarunya yaitu Bunda Mulia Long Distaance Learning atau lebih dikenal BMLDL melalui acara press conference yang diselenggarakan di UBM Kampus Ancol, pada  Senin (10/8).

Acara press conference peluncuran Program Studi BMLDL UBM tersebut dihadiri Direktur Marketing Universitas Bunda Mulia, Young Dame R. Napitupulu, Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Bunda Mulia, Kandi Sofia Senastri Dachlan, dan Dekan Pembelajaran Jarak Jauh BMLDL Universitas Bunda Mulia, Dr. Ririn Berliastiti.

Dalam sambutannya, Young Dame R. Napitupulu menjelaskan bahwa program BMLDL Universitas Bunda Mulia  merupakan PJJ yang ditawarkan oleh Universitas Bunda Mulia untuk melengkapi 12 Program Studi Sarjana Strata (S1) tatap muka yang telah dimiliki oleh UBM yang juga melengkapi kebutuhan generasi muda Indonesia akan pendidikan berkualitas yang fleksibel.

“Bunda Mulia Long Distance Learning (BMLDL) sendiri merupakan proses belajar-mengajar yang dilakukan secara jarak jauh melalui penggunaan berbagai media komunikasi elektronik,” ujurnya.

Ia menambahkan, pembelajaran elektronik (e-learning) adalah pembelajaran yang memanfaatkan paket informasi berbasis teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan pembelajaran yang dapat diakses oleh peserta didik kapan saja dan di mana saja.

Lebih jauh Young Dame R. Napitupulu mengungkapkan, di era yang serba digital seperti sekarang, rasanya sudah banyak kegiatan secara virtual yang tidak asing lagi untuk dilakukan. Belajar secara virtual, pertemuan secara virtual, bahkan bercengkerama bersama teman secara virtual hanya sebatas genggaman dengan perangkat pintar dan jaringan internet. 

“Terlebih di masa pandemi seperti ini generasi muda kita seakan dituntut untuk lebih sadar akan teknologi dan mengikuti perkembangan digitalisasi. Ada banyak hal baik yang bisa diambil dari hal ini, karena digitalisasi menghantarkan kita ke era baru yang mempermudah kita dalam bekerja, belajar, berbelanja dan kegiatan lainnya,” katanya.

Dalam sektor pendidikan lanjutnya,. pemerintah pun menyambut positif digitalisasi guna memaksimalkan sistem pendidikan di Indonesia melalui Program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ). Seperti yang telah tertuang dalam peraturan pemerintah bahwa PJJ bertujuan untuk memberikan layanan pendidikan tinggi kepada kelompok masyarakat yang tidak dapat mengikuti pendidikan secara tatap muka; dan memperluas akses serta mempermudah layanan pendidikan tinggi dalam pendidikan dan pembelajaran. (*)