Vaksinasi Lansia Tahap Kedua di Kabupaten Serang Capai 900 Orang

Vaksinasi lansia di wilayah Kabupaten Serang pada tahap kedua mencapai 900 orang

infobanten.id | Vaksinasi lansia di wilayah Kabupaten Serang pada tahap kedua mencapai 900 orang dari yang ditargetkan oleh dinas kesehatan yakni sebanyak 100 lansia.

Kepala Dinkes Kabupaten Serang, drg Agus Sukmayadi di Serang, Jumat (21/5) mengatakan, para lansia merupakan salah satu kelompok masyarakat yang sangat rentan terhadap penularan COVID-19. 

Oleh karena itu berdasarkan intruksi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) diharapkan agar segera dilakukan percepatan vaksinasi bagi lansia diatas 50 tahun. 

“Jadi hari ini kita lakukan vaksinasi terhadap lansia. Vaksinasi ini masuk tahap kedua,” ujar Agus disela-sela pelaksanaan vaksinasi bagi lansia di Aula Tb. Suwandi Setda Kabupaten Serang. 

Agus menuturkan, berdasarkan data yang diperoleh dari Disdukcapil, sasaran vaksinasi bagi lansia sebanyak 100 ribu orang. Sedangkan lansia yang sudah divaksin sampai dengan 20 Mei ada sebanyak 900 orang. 

“Ketersediaan vaksin yang kami terima dari Dinas Kesehatan Provinsi memang belum mencakup seluruh lansia. Tapi diharapkan kedatangan vaksin dilakukan secara bertahap,” tuturnya. 

Namun kata dia, untuk percepatan vaksinasi sekaligus dalam rangka menyongsong hari lansia, pihaknya juga akan melakukan gebyar vaksinasi ditingkat kabupaten dan tingkat puskesmas sampai 29 Mei. 

“Mudah-mudahan dengan percepatan vaksin bagi lansia, jumlah sasaran dengan cepat kita lakukan vaksinasi,” katanya. 

Ia mengungkapkan, pihaknya belum lama ini sudah melakukan rapat dengan seluruh camat di 29 kecamata.  Dalam rapat tersebut seluruh aparat kecamatan dan desa diminta memberikan informasi kepada masyarakat lansia untuk segera datang ke puskesmas terdekat untuk melaksanakan vaksinasi. 

“Ada beberapa informasi yang kami peroleh dari puskesmas belum sepenuhnya bersedia divaksinasi. Jadi kami berharap seluruh unsur masyarakat memberikan sosialisasi kepada masyarakat agar seluruh lansia bisa menerima vaksinasi, “imbuhnya. (*)