Wabah Corona Bikin Pendonor Darah Di Tangsel Menurun

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Tangsel untuk menanggulangi Covid-19, kegiatan kemanusiaan seperti donor darah justru berkurang.

infobanten.id | Sebelum akan diberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Tangsel untuk menanggulangi Covid-19, kegiatan kemanusiaan seperti donor darah justru berkurang.

Itu dikarenakan belum pahamnya masyarakat bahwa donor darah sama sekali tidak menularkan Covid-19.

Saat masyarakat sudah mengetahui jika donor darah tidak menyebabkan penularan Covid-19, mereka ramai-ramai mendatangi Kantor PMI Tangsel untuk mendonor. Momen tersebut, diharapkan tak berpengaruh saat pelaksaan PSBB yang sudah berjalan selama tiga hari di Tangsel.

Bahkan, Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany yang juga menjabat Ketua PMI Tangsel, menjelaskan, kegiatan kemanusiaan seperti donor darah harus terus berjalan. Akan tetapi tetap menjaga ptotokol kesehatan.

“Terus berjalan. Jadi kemarin ada masukan yang disampaikan, Bu Airin PSBB kan enggak boleh kemana-mana, tapi urusan darah kan nyawa sama saja dengan kemanusiaan asal ada izin dari keramaian dari Polres dan tentunya menggunakan protokol covid. Terus berdonor, dibantu yah,” tutur Airin, Senin (20/04/2020).

Terpisah, Sekretris PMI Tangsel, Adji Eka Warman berharap, masyarakat terus berdonor. Namun, jika ada keterbatasan tim mobil unit PMI Tangsel bisa mendatangi masyarakat yang meminta donor darah.

“Untuk pendonor diharapkan datang langsung ke markas, tapi karena keterbatasan mobilitas warga masih jemput bola dengan mobil unit. Cuma perbedaannya dengan mobil unit dibatasi 50 orang dengan harapan bisa mendapat 30-40 kantong saja sudah bagus,” ujar Adji.

Namun jika ada pendonor yang datang, tetap PMI akan melakukan protap kesehatan dengan menjaga physical distancing.

“Kita tidak mau melanggar protokol Covid. Jadi peserta datang mulai dari antrian dan lainnya, kami imbau agar tetap menjaga jarak. Petugas pun saat ini melayani satu pendonor dan setiap satu pendonor satu sarung tangan. Jadi tetap aman untuk donor darah,” ungkapnya. (*)