YMSML – Dinkes gelar Vaksin Bagi Takmir Masjid Tangsel

Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan menggelar program sentra vaksinasi untuk ribuan lansia dan takmir masjid di sekitar Kota Tangerang Selatan.

infobanten.id | Yayasan Muslim Sinar Mas Land (YMSML) bekerjasama dengan Forum Masjid dan Mushola BSD (FMMB), SehatQ dan Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan menggelar program sentra vaksinasi untuk ribuan lansia dan takmir masjid di sekitar Kota Tangerang Selatan.

Dhony Rahajoe selaku Ketua Dewan Pembina Yayasan Muslim Sinar Mas Land di Tangerang Jumat mengatakan kegiatan vaksinasi COVID-19 telah dilaksanakan selama dua hari yakni Rabu 21/4) dan Kamis (22/4).

Lokasi pelaksanaan vaksinasi COVID-19 pun dibagi dalam dua tempat yakni  Sekolah Islam Al-Azhar BSD City dan Mall Teras Kota BSD City. “Tujuannya adalah agar tak ada kerumunan dalam vaksinasi ini dan tetap mengacu pada protokol kesehatan,” katanya.

Panji Himawan selaku Sekretaris Umum Yayasan Muslim Sinar Mas Land menambahkan saat ini para lansia masih menjadi prioritas utama sebagai penerima vaksin COVID-19.

Selanjutnya, para takmir masjid yang juga bertugas sebagai tenaga layanan publik juga menjalani vaksinasi karena kegiatannya meningkat selama bulan suci Ramadan dan kerap berhubungan secara langsung dengan masyarakat.

“Sasaran vaksinasi selain lansia adalah takmir masjid yang memiliki banyak kontak erat dengan warga selama bulan Ramadan. Ini adalah bentuk perlindungan dalam menekan penyebaran COVID-19,” ujarnya.

Diharapkan dengan vaksinasi kepada takmir masjid akan memberikan rasa aman bagi para takmir masjid dalam melayani umat muslim yang menjalankan ibadah pada bulan suci Ramadan di masjid atau musala yang ada di Kota Tangerang Selatan.

“Meskipun sudah divaksinasi, masyarakat tetap harus menjalankan protokol Kesehatan dalam beraktifitas sehari hari. Semoga pandemi ini dapat segera teratasi dan terbentuk kelompok kekebalan,” katanya.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan, jumlah warga yang sudah divaksinasi baru sekitar tujuh persen atau setara 70.000 jiwa dari target sebanyak 1.000.000 orang. (*)