.
infobanten.id | Pandeglang – Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Motocross yang digelar di sirkuit wilayah Pandeglang kembali menyajikan aksi memukau dari para crosser papan atas tanah air. Pada kelas bergengsi MX1, nama Nuzul Ramzidan keluar sebagai bintang utama setelah tampil dominan di sesi Moto 1.
Pembalap andalan ini sukses mengamankan podium pertama dengan performa yang sangat meyakinkan. Sejak gerbang start dijatuhkan, Ramzidan langsung tancap gas dan mengambil alih posisi terdepan, meninggalkan para pesaingnya di belakang.
Keunggulan Ramzidan terlihat jelas dari kemampuannya menaklukkan setiap rintangan di lintasan Pandeglang yang menantang. Dengan teknik yang matang dan fisik yang prima, ia mampu menjaga konsistensi kecepatan di setiap putaran (lap).
Hal yang paling mencolok dalam balapan kali ini adalah absennya tekanan berarti dari pembalap lain. Sepanjang jalannya laga di Moto 1, Ramzidan seolah membalap “sendirian” di depan karena jarak yang diciptakannya dengan rombongan kedua terbilang cukup jauh.
Tanpa adanya kawalan ketat atau duel wheel-to-wheel, ia fokus menjaga ritme motornya. Strategi ini terbukti ampuh untuk meminimalisir kesalahan fatal yang bisa berakibat pada kecelakaan atau kegagalan mesin.
Kondisi lintasan yang berdebu dan tikungan tajam khas sirkuit Pandeglang tidak menjadi halangan besar baginya. Ramzidan tampak sangat akrab dengan karakter tanah di lokasi tersebut, yang memudahkannya menentukan racing line terbaik.
Kemenangan di Moto 1 ini menjadi modal yang sangat berharga bagi Ramzidan. Hasil ini tidak hanya menambah poin di klasemen sementara Kejurnas, tetapi juga memberikan suntikan mental yang kuat untuk menghadapi sesi berikutnya.
Para penonton yang memadati pinggir sirkuit pun tampak terpukau dengan gaya balapnya yang rapi namun tetap agresif saat melompati double jump. Riuh tepuk tangan pecah saat ia melintasi garis finis dan mengibarkan bendera kemenangan.
Meski menang mudah di Moto 1, tim teknis Ramzidan tetap tidak mau jemawa. Mereka terpantau langsung melakukan pengecekan menyeluruh pada setelan motor segera setelah balapan usai guna memastikan performa tetap maksimal untuk sesi Moto 2.
Keberhasilan ini membuktikan bahwa Nuzul Ramzidan masih menjadi salah satu kandidat terkuat peraih gelar juara nasional tahun ini. Tantangan selanjutnya adalah bagaimana ia mempertahankan konsistensi ini di tengah persaingan ketat para crosser nasional lainnya yang tentu tidak akan membiarkannya menang mudah lagi. (*)