.
infobanten.id | Kota Serang – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang terus memperkuat upaya penanganan persoalan sampah melalui kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat. Salah satu langkah strategis yang kini didorong adalah memperluas keberadaan Bank Sampah sebagai solusi pengelolaan sampah dari sumbernya.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang, Farach Richi, menegaskan bahwa penuntasan persoalan sampah tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata. Menurutnya, keterlibatan aktif masyarakat menjadi kunci utama agar pengelolaan sampah dapat berjalan secara menyeluruh dan berkelanjutan.
“Kami selaku pemerintah mengharapkan adanya kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah, sehingga penanganan dan penuntasan masalah sampah ini bisa kita laksanakan secara paripurna,” ujar Farach saat berdiskusi dengan Pokja Wartawan Kota Serang (PWKS), Kamis (2/7/2026).
Sebagai bentuk penguatan program, DLH Kota Serang akan menerapkan sistem akreditasi bagi seluruh Bank Sampah. Kebijakan ini bertujuan meningkatkan kepercayaan masyarakat sekaligus memastikan pengelolaan Bank Sampah berjalan sesuai standar.
Perkembangan jumlah Bank Sampah di Kota Serang pun menunjukkan tren yang menggembirakan. Hingga saat ini telah terbentuk sekitar 114 Bank Sampah, meningkat signifikan dibandingkan sebelumnya yang hanya berjumlah 67 unit.
DLH Kota Serang optimistis jumlah tersebut terus bertambah. Pada 2026, pemerintah menargetkan sedikitnya 250 Bank Sampah tersebar di seluruh wilayah Kota Serang.
Menurut Farach, keberadaan Bank Sampah tidak hanya membantu mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir (TPA), tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat untuk mulai memilah sampah sejak dari rumah.
Ke depan, pengelolaan Bank Sampah akan dibagi ke dalam beberapa kategori, meliputi sampah organik, sampah anorganik, hingga sampah khusus seperti minyak jelantah, sehingga proses pengolahan menjadi lebih efektif dan memiliki nilai ekonomi.
Selain memperluas jaringan Bank Sampah, DLH juga akan terus menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat agar semakin peduli terhadap kebersihan lingkungan.
Farach mengajak seluruh warga Kota Serang untuk bersama-sama menjadi bagian dari solusi dengan membiasakan memilah sampah, mengolah sampah yang masih bernilai guna, serta disiplin membayar iuran kebersihan.
“Yuk, kita sama-sama menuntaskan masalah sampah. Kami mengajak masyarakat untuk memilah dan mengolah sampah, tertib membayar iuran sampah, serta lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan kita,” pungkasnya. (*)