.
infobanten.id | KOTA SERANG – Wali Kota Serang Budi Rustandi mengunjungi SDN Cilaku dan SMPN 11 Kota Serang untuk memberikan motivasi sekaligus menyalurkan bantuan perlengkapan sekolah kepada siswa yatim, Jumat (17/7/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi Program GEMAR, yang menghadirkan kepedulian nyata bagi anak-anak yatim melalui dukungan moral, pendampingan, dan bantuan pendidikan. Dalam kesempatan itu, Budi menegaskan kehadirannya bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bentuk perhatian pemerintah terhadap kondisi psikologis anak-anak yang telah kehilangan sosok ayah.
“Anak-anak yatim tidak boleh merasa sedih atau kehilangan harapan hanya karena tidak lagi memiliki ayah. Hari ini saya hadir sebagai ayah bagi mereka, memberikan dukungan, semangat, dan kasih sayang agar mereka tetap percaya diri menjalani pendidikan,” ujar Budi.
Selain membagikan perlengkapan alat tulis, program ini juga sejalan dengan kebijakan tahunan Pemerintah Kota Serang yang mendorong para ayah mengantar anak ke sekolah. Bagi siswa yatim, Wali Kota hadir secara simbolis menggantikan peran tersebut agar mereka tetap merasakan perhatian dan kasih sayang.
Menurut Budi, dukungan psikologis memiliki peran yang sama pentingnya dengan bantuan materi. Perhatian dan motivasi diharapkan mampu menumbuhkan rasa percaya diri serta semangat anak-anak untuk terus belajar dan meraih cita-cita.
Ia memastikan program kunjungan ke sekolah serta pemberian bantuan bagi siswa yatim akan terus dilakukan secara bertahap hingga menjangkau seluruh sekolah di Kota Serang.
“Target kami seluruh sekolah yang memiliki siswa yatim dapat kami kunjungi dan berikan bantuan secara bertahap. Ini adalah komitmen yang akan terus kami jalankan setiap tahun agar tidak ada anak yatim yang merasa sendiri,” katanya.
Melalui Program GEMAR, Pemerintah Kota Serang berharap kepedulian terhadap anak-anak yatim tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi berkembang menjadi gerakan sosial yang melibatkan keluarga, sekolah, pemerintah, dan masyarakat. Dengan dukungan tersebut, anak-anak yatim diharapkan tumbuh menjadi generasi yang tangguh, berprestasi, dan optimistis menyongsong masa depan. (*)