.
infobanten.id | Lebak – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak tengah mempersiapkan pembangunan sekolah berbasis asrama di wilayah Cikapek dengan menyediakan lahan seluas 10 hektare. Sekolah ini merupakan bagian dari program pendidikan gratis yang diusung oleh Gubernur Banten, Andra Soni. Pembangunan sekolah ini dijadwalkan dimulai pada tahun 2025 dengan konsep pendidikan berbasis keterampilan yang disesuaikan dengan kebutuhan daerah.
Selain di Lebak, program sekolah berbasis asrama ini juga akan diterapkan di Pandeglang dan Serang. Langkah ini diambil untuk memperluas akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak di Banten, khususnya di daerah yang masih tertinggal dalam hal fasilitas pendidikan.
“Pak Gubernur menyampaikan bahwa sekolah gratis dengan sistem asrama ini akan segera dibangun di Lebak. Kami telah menyiapkan lahan seluas 10 hektare di kawasan Cikapek,” ujar Wakil Bupati Lebak, Amir Hamzah, Senin (10/3/2025).
Amir menjelaskan bahwa lokasi sekolah berada di kawasan Agrowisata yang memiliki luas total 52 hektare. Pemilihan lokasi ini dilakukan untuk memastikan pembangunan sekolah tidak hanya memperluas akses pendidikan, tetapi juga mendukung pengembangan potensi ekonomi lokal.
Pemerintah daerah akan berkoordinasi dengan Pemprov Banten guna memastikan pembangunan sekolah berjalan sesuai dengan rencana. Beberapa aspek yang masih dibahas meliputi mekanisme pembangunan, sistem pendidikan yang akan diterapkan, serta fasilitas pendukung bagi siswa dan tenaga pengajar.
Sekolah berbasis asrama ini dirancang untuk menampung siswa dari berbagai daerah di Banten, tidak hanya dari Lebak. Dengan adanya sekolah ini, diharapkan semakin banyak anak yang mendapatkan kesempatan untuk menempuh pendidikan yang berkualitas tanpa terkendala oleh faktor ekonomi atau jarak tempuh ke sekolah.
“Kami ingin memastikan anak-anak di Banten, khususnya di Lebak, mendapatkan kesempatan pendidikan yang baik dan memiliki keterampilan yang dapat membantu mereka di masa depan,” kata Amir.
Selain memberikan pendidikan akademik, sekolah ini juga akan menekankan pada keterampilan vokasional yang relevan dengan kebutuhan industri dan pembangunan daerah. Dengan demikian, lulusan sekolah ini diharapkan memiliki kompetensi yang memadai untuk memasuki dunia kerja atau melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Pemkab Lebak juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam mendukung keberhasilan program ini. “Kami berharap masyarakat ikut serta dalam mendukung pembangunan sekolah ini, baik dalam hal sosialisasi maupun dalam menjaga fasilitas yang akan dibangun,” tambah Amir.
Ia juga berharap sekolah ini dapat melahirkan lulusan yang siap bersaing di berbagai bidang. “Harapannya, para lulusan sekolah ini bisa menjadi pemimpin, insinyur, atau tenaga profesional yang mampu membawa kemajuan bagi daerah,” tuturnya.
Pembangunan sekolah berbasis asrama ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Banten. Dengan adanya sekolah ini, generasi muda diharapkan memiliki kesempatan yang lebih besar untuk berkembang dan meraih masa depan yang lebih baik.
Program ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam mencetak generasi unggul yang siap menghadapi tantangan di masa depan. Pemkab Lebak optimistis bahwa inisiatif ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam meningkatkan akses dan kualitas pendidikan secara menyeluruh. (*)