
.
infobanten.id | Serang . Pemerintah Kabupaten Serang kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan dan perlindungan bagi para petani. Sebanyak 2.016 Ketua Kelompok Tani (Poktan) di 29 kecamatan se-Kabupaten Serang resmi mendapatkan pendaftaran dan pembayaran BPJS Ketenagakerjaan secara gratis selama tiga bulan, mulai Oktober hingga Desember 2025. Pendanaan program bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Serang tahun berjalan.
Kebijakan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah saat menghadiri kegiatan Sosialisasi Pembiayaan Pertanian dan Perlindungan Petani melalui BPJS Ketenagakerjaan di Kecamatan Pontang, beberapa hari lalu.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Ratu Zakiyah menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk nyata keberpihakan Pemkab Serang terhadap petani terutama ketua poktan yang memiliki peran strategis dalam menggerakkan roda pertanian di tingkat kelompok.
“Hari ini kita melaksanakan dua agenda, yaitu sosialisasi pembiayaan alsintan dan sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan. Keduanya merupakan langkah penting untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memberi perlindungan bagi para petani,” ujar Ratu Zakiyah.
Ratu Zakiyah menekankan bahwa program BPJS Ketenagakerjaan ini sejalan dengan visi pemerintah pusat yang tengah mendorong swasembada pangan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
“Ini adalah bagian dari dukungan daerah terhadap program swasembada pangan pemerintah pusat. Petani adalah tulang punggung sektor pangan, sehingga perlindungan mereka sangat penting,” jelasnya.
Menurutnya, pemberian iuran gratis selama tiga bulan merupakan bentuk penghargaan Pemkab Serang, sekaligus langkah awal agar ketua poktan mulai terbiasa dengan sistem perlindungan ketenagakerjaan yang selama ini banyak diabaikan oleh sektor pertanian.
Ratu Zakiyah menjelaskan, Pemkab Serang hanya mampu memberikan subsidi pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan selama tiga bulan pertama. Selanjutnya, mulai Januari 2026, para ketua poktan diharapkan melanjutkan pembayaran secara mandiri.
“Setelah tiga bulan ini, kami berharap para ketua poktan bisa melanjutkan pembayaran iuran. BPJS Ketenagakerjaan sangat penting, khususnya jika terjadi kecelakaan kerja di lahan. Klaim bisa langsung diajukan dan itu sangat membantu keluarga petani,” tegasnya.
Kepala DKPP Kabupaten Serang, Suhardjo, menjelaskan bahwa Pemkab mengalokasikan Rp 101 juta dari APBD untuk mendukung program BPJS Ketenagakerjaan bagi ketua poktan.
Dari total 2.138 ketua poktan, dilakukan verifikasi lapangan untuk memastikan data yang valid. Dalam proses tersebut ditemukan beberapa kendala, seperti ketua poktan yang sudah mandiri membayar BPJS, tidak aktif, bahkan ada yang telah meninggal. Hasilnya, hanya 2.016 ketua poktan yang memenuhi syarat dan difasilitasi.
“Ini adalah bentuk penghargaan kepada ketua poktan yang selama ini menjadi ujung tombak kegiatan pertanian di Kabupaten Serang,” ujar Suhardjo.
Dalam program BPJS Ketenagakerjaan, ketua poktan akan mendapatkan berbagai manfaat, antara lain:
– Santunan kematian sebesar Rp 40 juta
– Jaminan kecelakaan kerja
– Beasiswa pendidikan untuk maksimal dua anak hingga jenjang sarjana
Manfaat ini dinilai sangat penting mengingat petani memiliki risiko kerja yang tinggi, mulai dari kecelakaan alat pertanian hingga risiko musibah saat berada di sawah.
Dalam jangka panjang, Pemkab Serang berencana memperluas program ini kepada pengurus inti poktan, seperti wakil ketua, sekretaris, dan bendahara, apabila anggaran tahun 2026 memungkinkan.
Melalui program ini, Pemkab Serang berharap perlindungan kepada petani semakin kuat, produktivitas meningkat, dan sektor pertanian di Kabupaten Serang semakin resilient dalam mendukung swasembada pangan daerah.
Ratu Zakiyah menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus berupaya menghadirkan program-program yang benar-benar menyentuh kebutuhan dasar petani.
“Kami ingin para petani merasa hadirnya pemerintah. Program ini merupakan salah satu bentuk perhatian kami, dan ke depan kami ingin lebih banyak lagi program yang bisa langsung dirasakan manfaatnya,” pungkasnya. (ADV)


































