
.
infobanten.id | SERANG – Pemerintah Kota Serang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) memprioritaskan peningkatan kualitas jalan di Kecamatan Curug dan Kecamatan Walantaka pada APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026. Program tersebut difokuskan pada pekerjaan hotmix sebagai upaya mempercepat perbaikan ruas jalan yang dinilai membutuhkan penanganan segera.
Kepala Bidang Bina Marga DPUPR Kota Serang, Muhammad Asdar, mengatakan penetapan Curug dan Walantaka sebagai prioritas dilakukan setelah sebagian besar anggaran infrastruktur pada APBD murni 2026 dialokasikan untuk Kecamatan Kasemen dan Taktakan.
“Pada anggaran perubahan kami lebih fokus ke Curug dan Walantaka. Karena sebelumnya Kasemen dan Taktakan sudah banyak mendapatkan alokasi melalui APBD murni,” ujar Asdar, Selasa 14 Juli 2026.
Selain itu, Kecamatan Taktakan juga memperoleh dukungan pembangunan dari program bantuan lain sehingga pemerintah mengalihkan fokus ke wilayah yang masih membutuhkan penanganan infrastruktur.
DPUPR mengusulkan sekitar 40 hingga 50 titik pekerjaan peningkatan jalan pada APBD Perubahan 2026. Namun, jumlah proyek yang akan direalisasikan tetap menyesuaikan kemampuan keuangan daerah.
Menurut Asdar, metode perbaikan jalan tidak seluruhnya menggunakan hotmix. Penentuan jenis konstruksi akan dilakukan berdasarkan hasil kajian teknis dan beban kendaraan yang melintasi ruas jalan tersebut.
“Jika jalan sering dilalui kendaraan bertonase berat, penanganannya menggunakan beton. Namun jika lalu lintasnya didominasi kendaraan ringan, cukup dilakukan hotmix,” jelasnya.
Sementara itu, pada Semester I Tahun 2026, DPUPR Kota Serang telah menyelesaikan pekerjaan hotmix melalui mekanisme Penunjukan Langsung (PL) di lima titik yang tersebar di Kecamatan Curug, Walantaka, dan Taktakan. Setiap ruas memiliki panjang sekitar 190 hingga 200 meter, dengan total pekerjaan mencapai kurang lebih satu kilometer.
DPUPR berharap APBD Perubahan 2026 segera disahkan agar proyek peningkatan jalan di Curug dan Walantaka dapat segera dikerjakan. Perbaikan infrastruktur tersebut diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan, keamanan, dan kelancaran mobilitas masyarakat di kedua kecamatan tersebut. (*)



































